-->

WASPADA, AGAR TABUNG GAS TIDAK MELEDAK



Berita televisi : "tabung gas 3 kilo meledak lagi", trus disorot polisi yang lagi nenteng tabung gas warna hijau yang masih utuh, alias tidak pecah. Akibat cara pemeberitaan yang demikian sering menyebabkan ibu rumah tangga panik dan menjadi takut menggunakan kompor gas. Terutama tabung 3 kg.

Kebocoran bisa terjadi karena
1. Katub tabung yang sudah rusak.
2. Regulator yg rusak karenamutunya rendah,
3. Selang yang bocor, karena digigit tikus atau oleh sebab lain.
4. Kebocortan di bagian kompor atau lupa menutup aliran gas.

Ledakan terjadi karena adanya konsentrasi gas di dalam ruangan dan dipicu adanya percikan api yang bisa berasal dari rokok, menyalakan korek api atau menyalakan lampu/listrik.

Cara mengatasai adanya kebocoran gas
Bagaimana cara mendeteksi adanya konsentrasi gas didalan satu ruangan. Jawabnya mudah saja. Yaitu adanya bau gas yang menyengat.

BACA JUGA  : Untuk Para Ladies Wajib Tahu, Beragam Trik Kecantikan yang Berbahaya Jika Dilakukan Sendiri

Lalu, kalau sudah tahu adanya kebocoran gas apa yang perlu diperbuat ? JANGAN SEKALI KALI MENYALAKAN API, MEROKOK ATAU MENYALAKAN LAMPU/LISTRIK.
Pertama, cabut regulator dari katub tabung gas.

Kedua, bila sudah dicabut dari tabung masih ada suara mendesis, bawa keluar tabung ke tempat terbuka. Bisa minta tukar dari penjualnya.

Bila regulator sudah dilepas dari tabung, tetapi tidak ada suara mendesis, sedang didalam tabung diperkirakan masih ada isinya, beratnya lebih dari 5 kilo (berat tabung kosong),

Maka, kemungkinan yang bocor bukan tabung, bisa jadi yang bocor adalah regulatornya, selangnya, atau dari bagian2 kompor. Untuk itu kompor harus diservis.

Ketiga, buka semua pintu dan jendela supaya gas cepat hilang.

Setelah semuanya dicek, dan dibetulkan/diganti bagian yang rusak. Anda bisa memakai lagi kompor gas dengan aman.
Semoga bermanfaat

Perlu langkah lain sebagai pengaman.
1. Taruh tabung di luar dapur, syukur2 di tempat terbuka.
2. Kalau takut dicuri, buatkan pengait ke tembok agar tabung bisa digembok.
3. Syukur panjang slang mencukupi, kalau tidak buat jumper pakai pipa (agar aman dari tikus)
4. Kalau ada apa2 dengan regulator, tetap aman karena dipisahkan tembok.... Lihat Selengkapnya
5. Untuk menciptaan sistem pengaman ini, biaya tak terlalu banyak. Bandingkan dengan resikonya.
6. Regulator bukan komponen seumur hidup. Ada masa pakainya. Makin sering buka tutup, makin pendek usianya. Pemerintah perlu meneliti seberapa sering regulator harus diganti. Masyarakat kita sangat awam akan hal itu!


Powered by Blogger.