-->

Putin Mengancam Perang karena Kesal Terus Dikritik Hillary



Presiden Rusia, Vladimir Putin, melontarkan ancaman mengerikan terhadap Amerika Serikat yang terus menerus mengecam keterlibatan Negeri Beruang Merah itu dalam konflik di Suriah.

Kepada sejumlah jurnalis, Putin mengatakan: "Jika seseorang di luar sana menghendaki konfrontasi, itu bukan pilihan kami. Tapi, itu berarti akan ada masalah."

Ancaman Putin diungkapkan setelah para pejabat AS terus menerus mengutuknya lanraran melakukan serangan udara ke Suriah yang menewaskan ribuan orang.

Dalam sebuah rekaman video, Putin, menuding para petinggi AS, terutama kandidat presiden dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, melakukan kecaman terhadap Rusia dalam upaya mengalihkan para pemilih dari masalah di negara itu yang sesungguhnya dan menyatukan mereka dengan menjadikan negara-negara lain sebagai musuh bersama.

Negara-negara yang dimaksud Putin adalah Rusia dan Iran.

Ketika diminta tanggapannya tentang pemilihan presiden AS yang akan digelar pada 9 November mendatang, jawaban Putin mengisyaratkan bakal terjadinya Perang Dunia III.

"Nyonya Clinton telah memilih untuk mengambil sikap yang sangat agresif terhadap negara kami, terhadap Rusia,” kata Putin.

"Sebaliknya, Tuan (Donald) Trump, menyerukan kerja sama, setidaknya dalam urusan perang internasional melawan terorisme.

"Kami menyambut mereka yang ingin bekerja sama dengan kami. Dan kami menganggap salah jika di antara kedua negara harus selalu ada konflik, selalu menciptakan ancaman kepada masing-masing negara dan seluruh dunia. Serta gagal meraih kemenangan dalam perang internasional melawan terorisme.

“Apa yang akan terjadi seusai pemilihan presiden AS? Kami tak tahu. Apakah Tuan Trump akan melakukan kerja sama dengan Rusia?”

"Apakah Nyonya Clinton akan melontarkan ancaman dan pidato keras terhadap Rusia jika ia menjadi presiden? Atau apakah ia akan mengoreksi sikapnya terhadap kami? Kami tak tahu.”

Putin kemudian melontarkan pernyataan yang terdengar seperti sebuah ultimatum yang mengerikan kepada para politisi AS. "Membahayakan hubungan Rusia-Amerika dalam  upaya mendapatkan dukungan di dalam negeri adalah satu tindakan yang saya anggap berbahaya dan kontra produktif.



"Semua ini sudah tidak lucu lagi. Jika seseorang di luar sana ingin konfrontasi. Itu bukan pilihan kami, tapi itu berarti akan ada sejumlah masalah."
Powered by Blogger.