-->

Pasangan Pengantin Ini Langsungkan Pernikahan Tanpa Resepsi, Buat Kalian Jangan Gengsi, Pasangan ini Telah Membuktikannya

Bagi sebagian besar orang di Indonesia, pernikahan adalah sebuah momen yang harus dirayakan secara istimewa dan besar-besaran.



Namun seringkali keinginan itu terkesan dipaksakan dan hanya untuk mengejar gengsi, sehingga yang terjadi adalah uang yang semestinya bisa dipakai untuk keperluan rumah tangga yang jauh lebih penting, habis hanya untuk menggelar resepsi.

Seperti yang diberitakan surabaya.tribunnews.com Tetapi seorang pengguna Facebook bernama Ronal Krismas telah terang-terangan keluar dari "pakem" tersebut.

Jangan Lewatkan : Petualangan Cinta Udin, Tipu 7 Wanita Lewat Aplikasi Badoo, 2 Diantaranya Berhasil Dinikahi Siri

Melalui Facebook, dia mengumumkan pernikahannya yang baru saja dilangsungkan di kantor Catatan Sipil. Tidak ada resepsi besar-besaran, tidak ada pesta hura-hura.

Setelah pernikahannya telah dicatatkan di kantor Catatan Sipil, yang mereka gelar hanyalah sebuah makan malam istimewa bersama keluarga dekat dari dua belah pihak.

Berikut adalah penggalan update status yang dibuat akun tersebut:
Dear friends,

Tanggal 9 Agustus lalu saya dan partner sudah tanda tangan di catatan sipil. Tidak ada pemberkatan, tidak ada pesta, tidak ada hura-hura, hanya dinner keluarga inti kemarin malam. Dan nanti subuh jam 4:40 kami berangkat ke London, lalu lanjut ke Iceland. Jalan-jalan 18 hari menggunakan budget yang seharusnya dipakai untuk pesta.

Sebenarnya pengumuman ini tidak penting, karena pernikahan saya tidak berpengaruh apapun pada kehidupan kamu semua. Tapi sebagai kelas menengah ngehe yang baik, saya merasa punya kewajiban untuk memamerkan apa yang terjadi dalam hidup saya lewat Facebook. Saya harap saya sudah melakukan kewajiban saya dengan baik.

Status pengumuman tersebut menyentil banyak orang yang selama ini menganggap pernikahan adalah sesuatu yang harus dirayakan secara besar-besaran, bahkan seringkali dengan budget yang tidak kalah besar.

Padahal, budget yang besar itu sebenarnya bisa dialokasikan untuk keperluan yang lain, misalnya untuk bulan madu.

Nah, buat anda yang berencana menikah, apakah berani seperti itu juga?
Powered by Blogger.