-->

kejam, sopir bunuh temannya dan mayatnya pun di semen di indekos





Sepandai-pandainya menyembunyikan bangkai pasti akan tercium juga baunya. Ungkapan itu mungkin tepat diberikan kepada seorang pria berinisial RL (31). Upaya sopir angkutan kota (angkot) itu untuk menghilangkan jejak kejahatannya terbongkar, Minggu sore,

Dibantu temannya berinisial R (24), ia mengubur lelaki yang diduga dianiayanya lalu menyemen kuburan itu di indekosnya, di Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur.

Informasi yang dihimpun, keduanya telah ditangkap polisi. Kejahatan itu diawali saat RL cekcok dengan korban, Sopyan (43), di Jalan Raya Jati Makmur, Pondok Gede, Senin, 24 Oktober 2016.
Cekcok itu karena Sopyan terus minta uang. Karena jengkel, RL  akhirnya gelap mata dan memukulnya dengan tangan kosong. Belum reda marahnya, ia kembali memukul. Kali ini menggunakan potongan besi hingga korban tersungkur.

Mengira Sopyan meninggal, RL yang panik membawa korban naik mobil menuju rumahnya indekosnya di Setu, Cipayung. Ia minta bantuan R untuk menghilangkan jejak.

Sopyan pun dikuburkan di kamar indekosnya. Untuk  menghindari kecurigaan, kuburan itu disemennya. Namun, upayanya menghilangkan jejak tak bertahan lama. Enam hari kemudian, kejahatan itu terbongkar.

Kapolsek Cipayung Komisaris Polisi Dedi Wahyudi membenarkan ada penemuan mayat yang dikubur di dalam indekos, di Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur. Namun, menurut Dedi, Kasus ini ditangani Polsek Pondok Gede

"Iya benar tapi kejadiannya itu di Pondok Gede, masuknya sudah Bekasi. Jadi ditangani oleh Polsek Pondok Gede," kata saksi mata di kejadian.
Powered by Blogger.