-->

Cina gelar latihan militer dadakan, respon dari munculnya kapal perang amerika



Militer China melakukan latihan perang dadakan di Laut China Selatan sebagai respons terhadap kemunculan kapal patroli Amerika Serikat (AS) di wilayah pulau sengketa sepekan sebelumnya. Pengumuman pelaksanaan latihan perang itu disampaikan melalui laman resmi Administrasi Keselamatan Maritim China. Diwartakan Russia Today,  otoritas maritim China memberikan koordinat lokasi latihan militer yang akan diselenggarakan pada hari ini tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Kapal-kapal sipil diperintahkan untuk menjauhi perairan sebelah selatan Pulau Hainan barat laut rangkaian pulau sengketa di Laut China Selatan.

Pengumuman latihan tersebut dikeluarkan kurang dari sepekan setelah kapal perusak AS USS Decatur terlihat berlayar di dekat Pulau Spratly dan Paracel di Laut China Selatan.

Pentagon mengatakan manuver tersebut dilakukan untuk menegaskan prinsip kebebasan navigasi (freedom of navigation) Negeri Paman Sam. Namun, Pemerintah China menganggap USS Decatur telah melanggar wilayahnya dan melayangkan kecaman keras.

 “Kami secara keras mendesak pihak AS untuk menghormati kedaulatan China dan memperhatikan masalah keamanan nasional. Jangan ulangi kesalahan yang sama,” demikian ditegaskan Departemen Pertahanan China.

 Kepulauan Spratly yang terdiri dari 750 pulau kecil dan gugusan karang terletak di lepas pantai Vietnam, Filipina, Taiwan, Malaysia, Brunei dan China. Kelima negara itu bersengketa atas klaim kepulauan yang dikenal dengan nama yang berbeda di masing-masing negara tersebut.
Powered by Blogger.