-->

Aneh, 5 Pengikut Dimas Kanjeng yang Meninggal Memiliki Ciri yang Sama, Satu Diantaranya Kelamin Terikat Karet

Laporan warga Kabupaten Bondowoso, Juniarti (60) ke Mapolres Probolinggo, Jumat (28/10) malam begitu menggemparkan. Kepada polisi, Junuarti melaporkan kematian tak wajar suaminya IS (65), di padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi pada 13 September silam.




Kata Juniarti, kematian IS sangat mencurigakan. Dia meninggal dengan ciri-ciri yang sama dengan tiga pengikut lainnya. Yakni, kuku menghitam. Bahkan yang mengejutkan, saat meninggal, kemaluan IS terikat karet pentil.

Jangan Lewatkan : ASTAGHFIRULLAH, Pedihnya Siksaan Ular Tinnin Bagi Orang Kafir

Kepada JawaPos Radar Bromo (grup pojoksatu), Juniarti mengaku dahulu bertugas sebagai juru masak di padepokan. Dia dan suaminya juga menjadi pengikut sejak 2012. Karena itu, Juniarti ditugaskan menjadi juru masak.

Seperti yang dilansir pojoksatu.id Sama seperti pengikut lainnya, Juniarti dan suaminya juga setor mahar. “Saya juga memberikan uang mahar Rp 1,5 juta kepada Taat Pribadi,” katanya.

Nah, pada malam sebelum meninggal, IS dan Juniarti yang tinggal di tenda hendak bergantian mengambil wudu.

“Waktu itu, saya dan suami berada di dalam tenda padepokan. Tengah malam, suami saya keluar tenda untuk wudu. Setelah suami saya balik, saya keluar untuk ambil wudu. Pas balik ke tenda, suami saya terlentang di tenda. Awalnya saya pikir tidur, ternyata sudah meninggal,” terangnya.

AKBP Arman Asmara Syarifuddin menyatakan, dengan adanya laporan keluarga korban IS, pihaknya menemukan titik terang untuk mengusut kasus pembunuhan baru yang menimpa pengikut padepokan. Juga, menyelidiki sejumlah kuburan yang diduga menjadi korban pembunuhan.
Powered by Blogger.