-->

Mengerikan! Inilah Hukuman bagi Pemerkosa di YAMAN


Jika di Negara kita apabila ada pemerkosa maka hukumannya adalah penjara, yang mana tidak menutup kemungkinan setelah pemerkosa keluar penjara akan mengulangi perbuatan kejih itu lagi, berbeda dengan hukum di Yaman, pemerkosa akan langsung di eksekusi mati dengan menembakkan peluru AK-MS berkaliber 7,62 X 39 mm. Langsung saja lihat foto proses eksekusi pelaku perkosaan berikut.


Foto diatas adalah pelaku pemerkosa sekaligus pembunuh seorang bocah di Yaman. Tidak tanggung-tanggung, setelah pengadilan menyatakan tersangka bersalah, maka pelaku langsung dibawa kelapangan terbuka untuk dieksekusi dihadapan ribuan penonton.


Setelah aba-aba diberikan, langsung saja sang eksekutor memuntahkan Peluru AK-MS berkaliber 7,62 X 39 mm, dengan kecepatan Peluru 710 meter/detik, dengan jarak jangkauan efektif 300 meter tetapi ditembak dalam jarak kurang dari satu meter. Spontan saja kepalanya meledak dan berhamburan ditempat. Itulah gambaran eksekusi bagi predator anak di Yaman. Cocoknya pepatah disana “kalau tidak mau dibunuh, jangan membunuh”.



Mereka melaksanakan hukuman yang keras tersebut demi untuk mewujudkan makna sebuah keadilan dan demi untuk menimbulkan rasa takut dan efek jera bagi para penjahat, kususnya bagi para pemerkosa dan pembunuh.

Menurut anda apakah anda setuju jika hukuman sejenis diterapkan di Indonesia?
Yang pasti kejahatan itu bisa dihilangakan atau dikurangi dengan hukuman yang jelas, tegas dan keras.

source : nahimunkar.com
Powered by Blogger.