ASTAGFIRULLOH, Seorang Muslim Pasti Tidak Akan Menyadari Hal Ini Pada Saat Mengalami Kesusahan



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Seorang mukmin wajib meyakini bahwa bersama kesulitan itu ada kemudahan, sehingga tidak ada orang yang selalu dalam keadaan sulit, karena Allah Ta'ala pasti akan memudahkannya.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman :
"Maka sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan." (QS. Alam Nasyrah : 5-6)

Sayangnya, banyak orang yang telah diberikan kemudahan dari segala kesulitan yang dialaminya lalu lupa kepada Allah Ta'ala.

BACA JUGA :

  1. SANGAT BERMANFAAT Irisan Bawang Merah Mampu Menangkal Virus Yang Ada Di Ruangan Rumah, Ini Caranya ..
  2. MENGHARUKAN !! Berawal dari terlilit hutang, inilah asal usul BRIPKA Saledi jadi pemulung. MIRIS..
  3. CATAT !!! Ini Bagian Tubuh Anak yang "Tidak Boleh Di Sentuh Orang Tua"

Maha Benarlah firman Allah Ta'ala,:

"......dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterimakasih (bersyukur)." (QS. Saba : 13)

Di riwayatkan oleh Ibnu Karir yang bersumber dari Al-Hasan, bahwa ketika surat al-Insyirah ayat 6 turun, Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam, bersabda : "Bergembiralah kalian, karena akan datang kemudahan bagi kalian, satu kesusahan tidak akan mengalahkan dua kemudahan."

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman :

1) Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu ?
2) Dan Kami telah menanggalkan dirimu bebanmu.
3) Yang memberatkan punggungku.
4) Dan Kami meninggikan bagimu sebutannya.
5) Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan
6) Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.
7) Maka apabila engkau telah selesai maka (bekerjalah) hingga engkau letih
8) Dan hanya kepada Tuhanmu hendaknya engkau berharap."
(QS. Sl-Insyirah : 1 - 8)

Pesan surat Insyirah/Alam Nasyrah (kelapangan dada)/:

Tema utama surat al-Insyirah, adalah penegasan tantang nikmat-nikmat Allah SWT yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW , dan pernyataan. Allah bahwa bersama kesusahan ada kemudahan, karena itu Nabi Muhammad SAW diperintahkan agar tetap melakukan usaha-usaha dan bertawakal kepada-Nya.

Pada ayat 2 - 3 dalam surat al-Insyirah ini, dapat diketahui betapa berat beban yang di pikul oleh Nabi Muhammad SAW, para ulama berpendapat tentang beban berat yang dirasakan oleh Nabi Muhammad SAW, yaitu :


  1. Wafatnya istri beliau, Khadijah dan Paman beliau Abu Thalib.
  2. Beratnya Wahyu Al-Qur'an yang beliau terima (QS. Al-Hasyr [39] : 21)
  3. Keadaan masyarakat pada masa jahiliah.


Surat al-Insyirah ini memberi petunjuk, bahwa seseorang harus selalu memiliki kesibukan.
Bila telah berakhir suatu pekerjaan, ia harus memulai lagi dengan pekerjaan yang lain, sehingga ia tidak akan pernah menyia-nyiakan waktu.

Pada ayat 7 - 8 dalam surat al-Insyirah , memberi petunjuk kepada manusia bahwa dalam ketika manusia ingin meraih sesuatu, maka ia harus berusaha dan bekerja terlebih dahulu, baru kemudian menggantungkan harapan kepada Allah Ta'ala.

Wallahu a'lam bish showab

Barokallahu fikum
Wassalamu'alaikum
Powered by Blogger.